Abu Aisyah

Tentang Pema’afan


no-excuse

 

Syaikh Utsaimin Berkata Tentang Maaf:

“جَزَاء سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِّثْلُهَا فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ”

Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.(As Syura:40)

Allah menggandengkan tindakan pemaafan dengan perbuatan baik. Mungkinkah tindakan pemaafan ini tidak dianggap perbuatan baik? Jawabannya ya, bisa jadi seseorang bersikap lancang dan berbuat jahat terhadapmu, sedangkan orang itu sudah dikenal kejelekan dan kerusakannya. Seandainya engkau memaafkannya ia semakin menjadi-jadi dalam kejelekan dan kerusakannya. lalu manakah yang lebih baik dipilih ketika itu, kita memberikan maaf ataukah tindakan balasan pula? Yang lebih utama adalah  kita mengambil tindakan balasan, karena perbaikan akan diperoleh dengan hal tersebut.”(Kitabul Ilmi)

Syaikhul Islam Berkata:”Perbaikan hukumnya wajib sedangkan memberi maaf hukumnya sunnah”

One thought on “Tentang Pema’afan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s